Media Pendidikan Dan Proses komunikasi Pembelajaran

MEDIA PENDIDIKAN DAN PROSES KOMUNIKASI PEMBELAJARAN

1.Proses belajar mengajar sebagai proses komunikasi
Komunikasi adalah proses penyampaian pesanoleh komunikatir kepada komunikan melalui media yang menimbulkan efek tertentu. Mengidentifikasi kepada kita bahwayang termasuk unsur-unsur komunikasi adalah komunikator, pesan,media, komunikan,dan efek. Hal-hal penting yang perlu diperhatikan saat proses informasi untuk komunikasi dalam pembelajaran, antara lain:
1) Hal yang akan disampaikan sampai kepada peneriama tanpa ada pembiasan isi ( subject & oucome)
2) Hal yang disampaikan setingkah dengan kemampuan siswa dalam menelaah (tingkat intelegensi siswa,pengalaman yang ada pernah didapat)
3) Siswa diminta menunjukkan kemajuan kemajuan sehingga pencapaianya dapat dianalisis, umpan balik mendapat respon sehingga terlihat jelas sukses dalam usahanya.
4) Siswa terlibat secara aktif dalam proses belajar dengan cara menghubungkan apa yang mereka dapat sebelumnya dengan hal baru yang akan disampaikan.
5) Siswa diberi waktu luang yang cukup untuk berlatih dengan kondisi beragam untuk meyakinkan proses retensi dan transfer yang sedang terjadi.
Kata kunci: komunikasi efektif, pembelajran
Konsep komunikasi
Konsep komunkasi menurut john R.Wen burg,wiliam w.wimath dan kenner k sereno dan edward M badaken terbentuk menjadi 3 tipe:
1) Searah :pemahaman ini bermula dari pemahaman komunikasi yang berorientasi sumber yaitu semua kegiatan yang secara sengaja dilakukan seseorang untuk menyampaikan rangsangan untuk membangkitakan respon penerima.
2) Interaksi : pandangan ini menggap komunikasi sebagai proses sebab- akibat, aksi-reaksi yang arahnya bergantian.
3) Transaksi : konsep ini tidak hanya membatasi unsur sengaja atau tidak sengaja, adanya respons teramati atau tidak teramati namun juga seluruh transaksi perilaku saat berlangsungnya komunikasi berorientasi penerima.
Unsur-unsur dalam proses komunikasi ini meliputi :
1) Sekunder = komunikator yang menyampaikan pesan kepada seseorang atau sejumlah orang.
2) Encoding : penyadaian, yakni proses pengalihan pikiran kedalam bentuk lambang.
3) Message : pesan yang erupakan seperangkat lambang bermakna yang disampaikan oleh komunikator.
4) Media : saluran komunikasi tempat berlalunya pesan dari komunikator kepada komunikan.
5) Decoding : penguraraian sandi, yakni proses diman komunikan menetapakan makna pada lambang yang disampaikan oleh kominikator kepadanya
6) Receiver : komunikan yang menerima pesan dari komunikator
7) Response : tanggapan, seperangkat reaksi dari komunikan setelah diterpa pesan.
8) Feedback : umpan balik, yakni tanggapan komunikan apabila tersampaikan atau disampaikan kepada komunikator
9) Noise : gangguan yang tidak terencana yang terjadi dalam proses komunikan yang berbeda dengan pesan yang disampaikan oleh komunikator kepadanya.
Pembelajaran sebagai proses komunikasi
Ditinjau dari prosesnya pendidikan adlah komunikasi dalam arti kata bahwa dalam proses tersebut terlibat dua kemampuan yang terdiri atas manusia, yakni pengajr sebagai komunikator dan pelajar sebagai komunikan.

Perbedaan komunikasi dan pendidikan terletak pada tujuannya atau efek yang diharapkan pada tujuan atau efek yang diharapkan, ditinjau dari efek yang diharapkan, ditinjau dari efek yang ada diharapkan itu, tujuan komukasi sifat umum ,sedangkan tujuan pendidikan sifatnya khusus. Tujuan pendidikan adalah khas atau khusus,yaitu meningkaytkan pengetahuan seseorang mengenai suatu hal sehingga ia menguasainya.Tujuan pendidikan akan tercapainya jika prosesnya komunikasi.
Komikasi dalam bentuk diskusi dalam proses belajar mengajar berlangsung amat efektif hal ini disebabkan oleh dua hal:
a. Materi yang didiskusikan meningkat intelektualiatas
b. Komunikasi dengan diskusi bersifat intrakomunikasi dan intercomunication. Yang dimaksud dengan intracomunication atau intrakomunikasi adalah komunikasi yangterjadi pada diri seseorang.
Komunikasi efektif dalam pembelajran
Untuk menyamakan makna antara guru /dosen siswa ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian:
1. Semua komponen dalam komunikasi pembelajaran diusahakan dalam kondisi ideal/ baik.
a. Pesan (message) harus jelas
b. Sumber / guru harus berkompetensi terhadap materi ajar.
c. Penerima/siswa harus dalam kondisi yang baik/ sehat untuk tercapinya prasyarat pembelajaran yang baik .
d. Lingkungan (setting)mampu mendukung penuh proses komunikasi
e. Materi /media sofware dalam kondisi /tidak rusak
f. Alat ( devuce) tidak rusak.
g. Teknik/ prosedur penggunaan semua komponen pembelajaran harus memilki instruksi jelas dan terprogaram dlam penggelolaan.

2. Proses encoding dan decoding tidak mengalami pembiasan arti/ makna .
3. Penganalogian harus dilakuakn untuk membantu membangkitkan pengertian baru dengan pengertian lama yang pernah mereka dapat.
4. Meminalisir tingkat gangguan dalam proses komunikasi mulai dari proses pengandalian sumber.
5. Ffedback dan respons harus ditingkatkan intensitasnya untuk mengukur efektifitas dan efisiensi pencapaian
6. Pengulangan (repetition)harus dilakukan secara kontinyu maupu progresif.
7. Evaluasi prosess dan hasil harus dilakukan untuk melihat kekurangan dan perbaikan.
Bentuk – bentuk komunikasi
1. Komunikasi verbal = lisan
2. Komunikasi non verbal = bahasa tubuh

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: